[prisna-google-website-translator]

MUSRENBANG UNTUK MANTAPKAN PELAYANAN, DAYA SAING DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT

Musyawarah Perencanaan Pembangunan ditingkat Kecamatan di Kabupaten Blitar

KOMINFO. Dalam menyempurnakan rancangan KPD menjadi Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) berupa usulan dari masyarakat melalui desa dan kelurahan ke dalam dokumen perencanaan tahunan daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blitar beserta OPD terkait mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2019.

Penyelenggaraan Musrenbang Tingkat Kecamatan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 11 sampai 18 Februari 2019 yang dilaksanakan di 22 Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Hari ini pada senin (11/02/2019) berada di kecamatan Ponggok, Garum, Wlingi, Sutojayan, dan kecamatan Kademangan.

Kepala Bappeda Kabupaten Blitar Ir. Suwandito menyampaikan Musrenbang Desa/Kelurahan memiliki perbedaan mekanisme dalam hal pelaksanaannya yaitu dengan tidak lagi difasilitasinya.

Perbedaan mekanisme tersebut sesuai terbitnya Permendagri 86 Tahun 2017 yang menggantikan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010. Sehingga partisipasi desa/kelurahan dalam Musrenbang Kecamatan disampaikan melalui penyampaian usulan desa/kelurahan sebagaimana diatur dalam Permendagri 114 Tahun 2014.

Rancangan RKPD Kabupaten Blitar tahun 2020 menetapkan tema pembangunan “Memantapkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”. Diantaranya Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, Pemenuhan dan peningkatan kualitas infrastruktur dasar, dan Peningkatan daya saing usaha ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro.

“Hasil Musrenbang dilaksanakan secara serius dan mengakomodir usulan yang sesuai dengan prioritas pembangunan dan ruang lingkup kewenangan SKPD. Berbagai upaya telah dilakukan untuk terus memperbaiki pelaksanaan pembangunan yang dimulai dari proses perencanaan.” Tutur Suwandito

Ir. Suwandito menambahkan penerapan berbagai aplikasi yang membantu dalam perencanaan, pengendalian dan evaluasi mulai dilakukan. Tentunya hal tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas SDM para pengguna dan pelaksananya.

”Tahun ini juga merupakan tahun kedua pemanfaatan aplikasi e-musrenbang untuk mengelola data Musrenbang serta mempermudah proses pelaksanaan Musrenbang Kecamatan dan Kabupaten.” Ungkapnya.

Pelaksanaan Musrenbang akan kembali dilaksanakan besok di 5 kecamatan yakni Kecamatan Srengat, Nglegok, Gandusari, Panggungrejo, dan kecamatan Bakung hingga nanti di Musrenbang tingkat Kabupaten. Harapannya dengan adanya pelaksaan Musrenbang tahun 2019 dapat memperbaiki pelaksanaan pembangunan daerah. (EM).